<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3636">
<titleInfo>
<title>substitusi pakan buatan dengan cacing lur (Nereis sp.) terhadap pertumbuhan dan survival rate benih udang windu (Penaeus monodon)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Ir. M. Arief Sofijanto, M.Si.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Prof. Dr. Ir. Ninis Trisyani, M.P.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Asyraf Dhiya'ulhaq</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>x, 60 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Udang windu (Penaeus monodon) merupakan udang yang dibudidayakan pada perairan payau dengan memanfaatkan sifat euryhaline yang dapat mentoleransi perubahan salinitas dengan rentang yang lebar. Udang windu merupakan udang asli Indonesia yang menjadi primadona unggulan negara Indonesia. Fase post larva merupakan fase udang yang membutuhkan protein yang lebih tinggi untuk pertumbuhan udang windu. Cacing lur (Nereis sp.) dapat digunakan sebagai pakan tambahan pada larva udang windu. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh substitusi cacing lur (Nereis sp.) dalam pakan terhadap laju pertumbuhan post larva udang windu. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap terdiri dari 5 perlakuan yaitu pakan pelet 100 % (kontrol), pakan pelet 75% dan cacing lur 25%, pakan pelet 50% dan cacing lur 50%, pakan pelet 25% dan cacing lur 75% dan pakan cacing lur 100%, penelitian ini menggunakan 4 ulangan. Penelitian dilakukan selama 28 hari menggunakan ANOVA untuk mengetahui perbedaan perlakuan dan Uji Beda Nyata Terkecil. Untuk mengetahui perlakuan yang terbaik. Hasil penelitian menyatakan bahwa pakan pelet 75% dan cacing lur 25% menjadi perlakuan terbaik dalam pertumbuhan dengan hasil 1,251 gram. Sedangkan pakan pelet 50% dan cacing lur 50% menjadi perlakuan terbaik dalam survival rate dengan hasil 84,333%.</note>
<subject authority=""><topic>Udang windu</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Cacing lur</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Pertumbuhan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Pakan pelet</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Post larva</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>625.24.19 Asy s</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200382024</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>625.24.19 Asy s</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>3636</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-05-16 11:08:04</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-05-16 11:08:35</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>